Pergerakan Tanah di Pulau Lombok Paska Gempa yang diolah dengan Software Sarproz

Gambar 1. Phase Interferogram Pulau Lombok 
Jejak pergerakan tanah setelah gempa bumi terjadi dapat mudah dianalisis dengan menggunakan Software Sarproz. 

Kali ini, PS-InSAR.com melakukan analisis pergerakan lahan paska gempa bumi di Lombok yang terjadi pada tanggal 29 Juli dan 5 Agustus 2018 dengan menggunakan Software Sarproz. Data yang digunakan adalah Data Satelit Sentinel 1 A dengan menggunakan data perekaman tanggal 17 Juli 2018 dan 11 Agustus 2018. Hasilnya terlihat bahwa terjadi pergerakan lahan di Pulau Lombok setelah Gempa Bumi terjadi, terlihat pada data Phase Interferogram hasil pengolahan. Dari Phase Interferogram kemudian dapat diturunkan untuk mendapatkan data pergerakan tanah yang terjadi, seperti terlihat pada Gambar.2


Gambar 2. Displacement Map
Dari hasil pengolahan data terlihat bahwa, area dengan kondisi amblesan paling parah terjadi di wilayah Kabupaten Lombok Utara dan Kabupaten Lombok Timur (JW)

Post a Comment

0 Comments