Satelit Radar Sentinel

Gambar Satelit Sentinel (Sumber:ESA)
Sentinel adalah armada satelit yang dirancang khusus untuk eksplorasi data dan citra yang penting bagi program Copernicus Komisi Eropa.

Program pemantauan lingkungan yang unik ini membuat perubahan langkah dalam cara kita mengelola lingkungan kita, memahami dan mengatasi dampak perubahan iklim dan melindungi kehidupan sehari-hari.



Sentinel-2 mengenbangkan data multispektral berkapasitas lebar yang luas dengan 13 pita spektral untuk dapat memperoleh perspektif baru terhadap  tanah dan vegetasi.

Kombinasi resolusi tinggi, kemampuan spektral baru, lebar cakupan perekaman 290 km dan kemampuan untuk merekam permukaan bumi lebih sering, memberikan pemandangan bumi yang unik dan belum pernah diperoleh sebelumnya.

Misi tersebut didasarkan pada eksplrasi data oleh dua satelit sejenis yang identik di orbit yang sama, 180 ° tetapi dengan posisi yang terpisah agar didapatkan cakupan dan pengiriman data yang optimal. Bersama-sama kedua satelite tersebut melakukan perekaman terhadap semua permukaan tanah bumi, pulau-pulau besar, perairan pedalaman dan pesisir setiap lima hari sekali di areal khatulistiwa.

Misi Sentinel terutama untuk menyediakan informasi untuk kegiatan pertanian dan kehutanan dan untuk membantu mengelola ketahanan pangan. Citra satelit dapat digunakan untuk menentukan berbagai indeks tanaman seperti luas daun klorofil dan indeks kadar air.

Sentinel-2 juga dapat digunakan untuk memetakan perubahan tutupan lahan dan untuk memantau hutan dunia. Sentinel-2 juga mempunyai kemampuan untuk memberikan informasi tentang polusi di danau dan perairan pantai, gambar dan informasi tentang banjir, letusan gunung berapi dan tanah longsor berkontribusi pada pemetaan kawasan bencana dan membantu usaha bantuan kemanusiaan.

Sentinel-2 adalah hasil kolaborasi erat antara ESA, Komisi Eropa, industri, penyedia layanan dan pengguna data. Misi tersebut telah dirancang dan dibangun oleh sebuah konsorsium yang terdiri dari sekitar 60 perusahaan yang dipimpin oleh Airbus Defense and Space, dan didukung oleh badan antariksa Prancis CNES untuk mengoptimalkan kualitas gambar /citra satelit dan oleh DLR German Aerospace Center untuk memperbaiki pemulihan data menggunakan komunikasi optik.

Dengan pencitraan multispektral dan cakupan perekaman data yang luas, misi Sentinel-2 tidak hanya menawarkan kontinuitas, namun juga memperluas misi French Spot dan US Landsat.

Sentinel-2A diluncurkan pada tanggal 23 Juni 2015 dan diikuti Sentinel-2B  pada tanggal 7 Maret 2017 (JW)

Post a Comment

0 Comments